- Sintaks: aturan penulisan bahasa tersebut (tata bahasanya);
- Semantik: arti atau maksud yang terkandung didalam statement tersebut;
- Kebenaran Logika: berhubungan dengan benar tidaknya urutan statement.
Dasar pengolahan data memerlukan beberapa aspek-aspek dasar yaitu:
A. BRAINWARE
Tenaga pelaksana yang menjalankan serta mengawasi pengoperasian sistem unit komputer didalam proses pengolahan data untuk menghasilkan suatu informasi yang tepat waktu, tepat guna dan akurat. Contoh: Sistem Analis, Programmer, Operator, Technical Support, dll;
B. HARDWARE
Serangkaian unsur-unsur yang terdiri dari beberapa perangkat keras komputer yang digunakan untuk membantu proses kerja manusia (Brainware);
C. SOFTWARE
Serangkaian unsur-unsur yang terdiri dari beberapa perangkat lunak komputer. Contoh: Sistem Software, Application Software, Package Sofware, dll.
BAHASA PEMOGRAMAN BEDASARKAN PERKEMBANGAN
A. MACHINE LANGUAGE
Bahasa pemrograman yg hanya dapat dimengerti oleh mesin yg didalamnya terdapat CPU yg hanya mengenal 2 keadaan yg berlawanan yaitu:
- Bila terjadi kontak (ada arus) bernilai 1;
- Bila kontak terputus (tidak ada arus) bernilai 0.
B. LOW LEVEL LANGUAGE
Karena susahnya bahasa mesin, maka dibuatlah simbol yg mudah diingat yg disebut dengan "Mnemonics" (pembantu untuk mengingat). Contohnya:
a: untuk kata Add (menambahkan);
b: untuk kata Substract (mengurangi);
Mov: untuk kata Move (memindahkan).
Bahasa pemrograman yg menerjemahkan Mnemonics disebut Assembler.
C. MIDDLE LEVEL LANGUAGE
Bahasa pemrograman yg menggunakan aturan-aturan gramatikal dalam penulisan pernyataan, mudah untuk dipahami dan memiliki instruksi-instruksi tertentu yg dapat langsung diakses oleh komputer. Contohnya adalah bahasa C.
D. HIGH LEVEL LANGUAGE
- Procedure Oriented Language
- Scientific: digunakan untuk memcahkan persoalan Matematis/perhitungan. Contoh: Algol, Fortran, Pascal, Basic;
- Business: digunakan untuk memcahkan persoalan dalam bidang bisnis. Contoh: Cobol, PL/1;
- Problem Oriented Language
Misal: RPG (Report Program Generator).
E. OBJECT ORIENTED LANGUAGE
Bahasa pemrograman yg berorientasi pada obyek. Bahasa pemrograman ini mengandung fungsi-fungsi untuk menyelesaikan suatu permasalahan dan program tidak harus menulis secara detail semua pernyataannya, tetapi cukup memasukkan kriteria-kriteria yg dikehendaki saja. Contoh: Visual dBase, Visual Fox Pro, Delphi, Visual C, dll.
KERANGKA DASAR PEMROGRAMAN







0 komentar:
Posting Komentar